Pesta Kebun UKM Pertanian 2017, Kebun Tan Olvara, Cilodong, Depok Jawa Barat

Jaringan yang baik memang sangat diperlukan, dalam membuat sebuah usaha. Hal ini pun dilakukan oleh UKM Pertanian yang berasal dari beragam komunitas hingga akhirnya terbentuk wadah tersebut pada bulan September 2016.


“UKM Pertanian ini dibentuk bulan September tahun lalu 2016. Jadi kita sudah hampir enam sampai tujuh bulan. Ini juga didasari oleh keinginan saya dan kawan-kawan untuk meningkatkan produk mikro,” Ujar Ketua UKM Pertanian Tanti Guntari, kepada DEPOKTIK.co.id, saat dijumpai di rumah produksinya Jl. H. Dimun Raya No 4 RT 05 RW 06, Cilodong, Depok Rabu (15/3/2017).

Dibuatnya UKM Pertanian ini sendiri merupakan sebuah langkah awal yang dinilai dapat membantu para usaha mikro, terutama para petani ataupun para pengolah hasil tani di Depok.

“Dengan sebutan UKM juga pembinaan untuk UKM kita ini juga akan lebih luas. Karena awalnya UKM adalah kelompok dari petani dan kini juga di dalam UKM Pertanian ini sudah ada beberapa petani yang bergabung dan juga para pengolah hasil tani,” sambungnya.

Teh lidah buaya produk buatan anggota UKM Pertanian. (Foto: Iin Setiya Budi/DEPOKTIK.co.id).

Walaupun diberi nama UKM Pertanian, UKM ini juga ternyata mengambil peran untuk membantu beberapa sektor lainnya seperti peternakan dan juga perikanan. Agar menjadi sebuah aliansi industri besar yang akan membantu para usaha mikro untuk dapat menggembangkan usahanya.

Kerupuk lidah buaya olahan anggota UKM Pertanian. (Foto: Iin Setiya Budi/DEPOKTIK.co.id).

“Jadi ada peternak ayam, budidaya ikan, pertanian padi juga ada, belimbing, jambu, lidah buaya, dan lain sebagainya,” tutupnya.