Ingin Resign Lalu Berbisnis? Baca Dulu Tips Ini

Pernahkah berpikir untuk berhenti jadi karyawan lalu membangun bisnis yang diimpikan? Ya Bekerja sendiri, memiliki banyak rencana, tabungan dan hal lainnya bukanlah hal yang mustahil jika bisa merencanakan keuangan sedari dini.

Dilansir dari laman mybanktracker. com, berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk merencanakan keuangan demi mengejar impian Anda:

1. Bayar Utang

Sebelum membuat banting setir, jika memiliki utang konsumen, seperti cicilan kartu kredit, mobil dan lainnya sebaiknya buatlah prioritas untuk melunasi utang yang ada.

Utang konsumen adalah jenis utang yang berisiko, contoh utamanya kartu kredit yang merupakan utang dengan suku bunga tinggi, karena tidak didukung aset apapun untuk mengimbangi utang.

Membuat prioritas dengan melunasi utang konsumen sebanyak mungkin, akan menawarkan kesempatan sukses yang lebih baik di jalur karier Anda, karena meski Anda pernah memiliki utang berbunga tinggi namun itu bukanlah menjadi beban untuk saat ini dan tidak akan mengikat kondisi keuangan Anda ke depan.

2. Hitung Berapa Banyak Uang yang Perlu Disimpan

Setelah melunasi semua utang yang ada, lanjutkan ke tujuan berikutnya yakni menentukan secara tepat berapa banyak uang yang perlu disimpan.

Ketika berencana untuk menentukan bisnis impian, buatlah daftar semua pengeluaran bulanan, termasuk semua kebutuhan seperti pakaian, makanan dan lainnya. Buatlah tujuan dari tabungan seperti pensiun dan investasi.

Cari jumlah minimal untuk hidup Anda bila tidak menerima gaji. Kemudian kalikan angka ini untuk 3-6 bulan ke depan. Ini akan membantu Anda menghitung berapa banyak uang yang harus disimpan untuk membuat transisi karier dari karyawan ke pebisnis yang sukses.

3. Pisahkan Antara Bisnis dan Keuangan Pribadi

Keuangan memainkan peranan besar untuk perencanaan bisnis. Siapkan rekening bank terpisah antara pekerjaan dan pribadi. Gunakan rekening pribadi untuk transaksi rumah tangga, sementara bayaran yang berhubungan dengan pekerjaan dan bisnis gunakan melalui rekening kerja. Memisahkan rekening perlu dilakukan untuk membantu menjaga keuangan Anda terorganisir.

4. Gandakan Tujuan Tabungan

Semakin banyak uang yang Anda simpan, maka akan semakin banyak kemungkinan Anda bisa mengambilnya. Misalnya menggunakan uang yang ada dengan menghabiskan waktu bersama keluarga untuk menghilangkan stres Anda.

Hitunglah berapa banyak yang Anda butuhkan untuk tabungan demi karir yang diimpikan. Sebaiknya gandakan jumlah tersebut atau setidaknya tambahkan nilainya untuk memudahkan transisi. Anda tidak akan menyesal jika memiliki tabungan ekstra, tapi pastinya menyesal jika simpanan Anda tidak cukup.

5. Amankan Kontrak Jangka Panjang

Jika Anda tidak dapat menggandakan tabungan, misalnya karena kendala waktu, salah satu cara untuk mengurangi tekanan keuangan dengan mengamankan kontrak jangka panjang.

6. Bersiaplah untuk Galau

Perencanaan untuk karier impian sering jauh lebih menyenangkan daripada realitas melakukan apa pun untuk membuat transisi yang sukses. Kadang banyak terjadi kesalahpahaman saat berhenti bekerja dan membuat terobosan untuk bekerja sendiri.

Kenyataannya dalam membuat perubahan untuk sebuah karier yang besar, Anda harus siap untuk meninggalkan segala macam kebiasaan boros sementara waktu demi membuat karier impian jadi nyata. Anda harus siap-siap galau seperti mengorbankan malam di kafe, berakhir pekan, dan bahkan merelakan jadwal tidur Anda.

Jika Anda benar-benar menikmati dan yakin dengan pilihan bekerja sendiri, hal-hal di atas tidaklah sulit dilakukan, bahkan menjadi sesuatu yang baik untuk masa depan. Anda bisa mengatur waktu sendiri, seperti kapan akan liburan, dan lainnya. Meskipun untuk mencapainya dibutuhkan perjuangan dan kesulitan keuangan.

Saat mulai merencanakan keuangan Anda untuk perubahan karier, gunakan langkah-langkah di atas sebagai pedoman untuk membantu membuat transisinya sehalus dan sesukses mungkin.

Sumber : Dhita Koesno