[Fitur Facebook Untuk Jualan] Permudah Closing Penjualan dan Tingkatkan Omzet dengan LAA/LookAlike Audience)

Alhamdulillah Allah memberikan kesempatan dan semangat kembali untuk melanjutkan note saya terdahulu , dimana pada note tersebut saya menjabarkan tentang pentingnya menyimpan data pelanggan baik berupa email maupun nomor hp mereka, barangkali data mereka tersebut terkoneksi ke akun facebook sehingga dapat kita gunakan sebagai pemirsa khusus atau custom audience. Bagi yang belum baca note saya tersebut bisa dilihat di link: http://www.buletinusaha.com/2016/07/facebook-memanfaatkan-data-pemirsa.html

Pada note kali ini saya akan menjabarkan bagaimana memaksimalkan data Custom Audience tersebut agar kita bisa mendapatkan potensial audience yang sekarakter dengan pelanggan yang selama ini telah membeli produk yang kita jual. Oh ya... sekali lagi saya tekankan agar jangan ragu untuk memiliki website toko online sendiri dan menjual produk anda melalui web tersebut. Pasang pixel FB di web anda dan track para pengunjung dan pembeli web anda. Jika anda melakukan hal ini.. yakinlah bahwa yang anda lakukan tidak akan sia-sia. Dana yang keluar juga tidak akan sia-sia. Selain mendapat data track audience dari fb pixel.. anda juga membantu mengedukasi masyarakat Indonesia agar familiar dengan fitur ATC (Add To Chart) yang jika semua orang Indonesia sudah familiar dengan ATC, Insya Allah jualan online akan lebih mudah untuk di otomatisasi (kayaknya hehehe). Saya yakin tidak semua orang akan sependapat dengan saya mengenai mengedukasi masyarakat agar familiar ATC mengingat modal kita tidak sebesar toped, lazada, mm, bl dll.. tapi saya memiliki prinsip bahwa Allah tetap akan membalas amal baik kita walau sekecil apapun.. jadi jika tujuan mengedukasi itu memang niatnya untuk kebaikan.. maka lakukan saja.. barangkali saja itu bisa jadi amal pemberat timbangan kebaikan di akhirat kelak.
Hosting Unlimited Indonesia
Ok.. kembali ke topik utama.. menjadi hal wajib untuk merekam data audience jika kita serius ingin membangun olshop kita. Namun seperti yang saya ceritakan di note sebelumnya.. bahwa TIDAKLAH SEDIKIT dana dan effort yang SAYA KELUARKAN hanya untuk sekedar mendapatkan RATUSAN audience lokal yang familiar ATC. Kenapa sih di note yang saya buat saya ngotot banget ngarahinnya agar mengumpulkan data audience yang familiar ATC? Jawabannya adalah.. karena data itu enak banget diolahnya.. baik untuk iklan jenis ppe, ctw maupun wc. Nah... apakah beneran bisa mempermudah closing dan meningkatkan omzet?? Apakah ini beneran??... Yaaaa.. kalau yang saya alami sendiri betul adanya... mungkin dongeng berikut ini bisa menggambarkan proven atau tidaknya LAA ini dalam mempermudah closing dan meningkatkan omzet.

Dongeng Pertama: “Sejak awal saya terjun ke olshop.. saya langsung menggunakan web sebagai salah satu sarana transaksi termasuk sebagai alat untuk mengumpulkan audience. Saya bermain di niche fashion.. Alhamdulillah dari beberapa produk awalan tersebut saya berhasil  mengumpulkan lebih dari 200san data fb pelanggan yang kemudian saya jadikan custom audience. Oh ya.. dari setiap produk yang saya jual.. biasanya saya mengambil margin antara 100 ribu s.d. 200 ribu. Data custom audience awalan itulah yang kemudian saya koneksikan ke pemirsa serupa (lookalike audience) yang selanjutnya digunakan untuk target dalam iklan FB. Alhamdulillah hasilnya bisa seperti ss di bawah ini:”


Dongeng Kedua: “Sepekan sebelum lebaran kemarin, salah seorang sahabat saya menghubungi saya dan mengatakan telah rugi jutaan rupiah di iklan fb tanpa mendapatkan satupun konversi closing, saya coba cek produk dan postingan produknya ngga ada yang aneh.. mirip dengan gaya beriklan saya yang tidak pakai gambar dan ad copy yang keren alias apa adanya ^_^ Akhirnya saya minta izin kepada sahabat saya tersebut untuk coba mengiklankan produknya dengan budget minim dan bahan2 iklan produknya saya ambil dari FP sahabat saya tersebut. Alhamdulillah di hari ke 3 iklan berjalan baru ada closing 3pcs xixi dan iklan langsung saya matikan, dan besoknya setelah iklan dimatikan dapat closing lagi 2pcs. Adapun profit bersih selama split test 4 hari tersebut sebesar 450ribu. Melihat hasil split test itu saya mengajukan diri untuk dropship produk sahabat saya tersebut hehe.”

Dari dua dongeng tersebut.. saya merasakan sekali manfaat data pelanggan yang diubah menjadi custom audience lalu dikoneksikan ke lookalike audience dan digunakan untuk penargetan iklan. Namun ada satu hal yang ingin saya sampaikan dari hasil pengalaman saya tersebut.. dalam beriklan di facebook sebaiknya jangan seperti bermain forex (hit and run) alias pasang iklan dengan budget besar di waktu waktu tertentu.. teknik ini bisa saja sukses.. namun yang namanya spekulasi.. pasti akan ada masa tidak dapat digunakan lagi tekniknya. Saya sendiri dalam beriklan memulainya dengan budget kecil dan kemudian discale-up budgetnya setelah melihat efektivitas iklan yang berjalan.

Di bawah ini adalah tutorial dan penjelasan rinci tentang membuat LAA dari custom audience dan sekaligus cara menggunakannya pada iklan FB. 

Masuklah ke menu pemirsa pada ads manager FB

Beri tanda centang data audience yang ingin dijadikan data LAA (Lookalike Audience) lalu klik action/tindakan dan pilih serupa/lookalike. Perlu diperhatikan bahwa FB mensyaratkan minimal harus terekam 100 audience untuk membuat sebuah audience serupa (LAA). Untuk mengetahui ada berapa banyak audience yang kita miliki pada sebuah record custom audience, kita bisa melihatnya pada kolom ukuran. Contoh di atas menunjukkan sebuah custom audience yang memiliki 200 audience.

Selanjutnya isi kolom negara dengan nama negara yang menjadi target. Dan pilihlah cakupan pemirsa sebesar 1%. Pilihan 1% inilah pilihan yang paling bagus.. audience yang didapatkan adalah audience yang paling mirip dengan data yang kita input di custom audience. Semakin besar pilihan persentasenya maka akan semakin besar juga ketidakmiripan audience yang didapatkan.


Selanjutnya kita akan memiliki data audience serupa (lookalike) seperti gambar di atas.

Sampai di sini proses pembuatan LAA telah selesai. Selanjutnya kita bisa menggunakannya sebagai audience target iklan kita. Pada contoh di bawah ini.. saya menggunakan LAA pada iklan FB jenis PPE. Contoh iklan di bawah ini bukan untuk memasarkan produk fashion namun langkah pembuatannya tetaplah sama, hanya saja parameter penargetan yang harus disesuaikan.

Masuklah ke menu pengelola iklan





Pada bagian set iklan.. di bagian kolom pilihlah lookalike audience yang akan kita gunakan
Pada setiap adset yang saya buat, saya selalu memfilter target audience menggunakan koneksi 3G, 4G dan wifi meskipun saya sudah memfilternya dengan LAA


Dan pada langkah terakhir, tinggal anda menentukan postingan yang akan diiklankan.