Membangun Pasukan Samurai didalam Perusahaan

CEO words
Sabtu, 19 Maret 2016

Tadi malam Saya membagi tulisan tentang "Menjadi Asertif". Salah seorang sahabat di telegram yang juga duduk pada jajaran top manajemen sebuah bank swasta berkomentar :

"Rend, nanya, untuk apa sekarang mendidik SDM bener-bener, jika ujungnya dia malah punya nilai tawar dan bahkan resign ke tempat lain?"

Lalu diskusi kami mengalir ke bahasan bagaimana pengelolaan SDM yang tepat. Saya pun mengakui diri Saya tidak expert di bidang SDM, namun Saya mencoba memahami apa yang dia rasakan.

*****

Dalam film-film bernuansa Jepang, kita sering melihat sosok Samurai yang loyal ke majikannya. Bahkan mereka siap mati untuk majikannya. Tak heran jika salah seorang Sahabat Saya menamakan perusahaannya dengan nama Samurai.

Begitulah keinginan seorang owner atau top manajemen di sebuah organisasi, mereka mendambakan sepasukan tim yang bermental samurai. Mereka mendamba sepasukan tim yang loyal dan siap bekerja maksimal untuk sebuah organisasi.

Sebelum Saya memulai membahas tentang bagaimana caranya membangun Pasukan Samurai didalam Perusahaan, Saya harus mengakui bahwa Saya pun masih dalam proses menuju kesana. Kami di KeKe Group bukanlah sepasukan manusia yang sempurna. Kami terus belajar dan terus memperbaiki diri. Adapaun tulisan hari ini, hanyalah usaha tuk berbagi tentang apa yang Saya ketahui.

*****

Secara garis besar, dorongan bekerja seseorang terbagi dalam dua hal : extrinsic motivation dan intrinsic motivation. Ada motivasi dari luar dan dari dalam.

Gaji, hukuman, promosi jabatan, pengakuan, bonus, dan berbagai hal dari luar adalah tergolong extrinsic motivation. Sedangkan autonomy, mastery dan purpose adalah dorongan dari dalam.

Penelitian di Princeton University di tahun 1962 menunjukkan hal yang mengejutkan. Professor Glucksberg melakukan uji coba "candle problems" kepada dua objek kelompak yang diberi pendekatan berbeda. Betapa terkejutnya sang Profesor, kelompok yang dijanjikan "uang" ternyata memiliki performa yang lebih buruk ketimbang kelompok yang tidak dijanjikan uang sama sekali. Silakan sahabat ziders search "candle problem glucksberg" di google.

Hasil penelitian ini kemudian diangkat oleh Daniel H. Pink dalam bukunya yang berjudul Drive. Dalam buku tersebut, Dan Pink secara meyakinkan menunjukkan bahwa extrinsic motivation sering tidak bekerja dalam memotivasi orang lain. Hal yang paling berpengaruh dalam motivasi kerja ternyata adalah Intrinsic motivation.

Dan Pink kemudian membagi intrinsic motivation kedalam 3 hal :

1. Autonomy
The Desire to direct their own lives. Sebuah hasrat untuk mengatur kehidupannya sendiri.

2. Mastery
The desire to do things better and better. Sebuah hasrat untuk melakukan sesuatu lebih baik dan lebih baik.

3. Purpose
The desire to do thjngs because its matter. Sebuah hasrat untuk melakukan sesuatu karena kebermaknaannya.

*****

Autonomy.
Jika kita ingin membangun tim Samurai dalam perusahaan, maka kita harus memastikan bahwa kehadiran mereka di perusahaan adalah "keputusan hati" mereka sendiri. Kita harus memastikan bahwa keputusan mereka bekerja didalam organisasi Anda adalah keputusan bulat hati mereka.

Jika mereka bekerja karena terpaksa, maka Anda hanya memiliki tim zombie yang patuh namun tidak antusias. Jika Anda mempekerjakan orang yang tidak punya pilihan, maka orang tersebut akan pindah manakala ada pilihan yang lebih baik. Inilah tugas berat dalam rekrutmen : "memastikan orang-orang yang memang BENAR" sedari awal.

Jim Collins dalam Good to Great juga sudah mengingatkan : "Who then What". Orangnya dulu, baru kita berbicara tentang apa dan bagaimana. Betapa manusia ini sangat penting.

Jadi masalah autonomy ini adalah masalah yang krusial. Gagalnya Saya kuliah dahulu ada di masalah ini. Saya tidak merasa bahwa jurusan yang saya pilih adalah keputusan hati saya. Saya gagal menghadirkan intrinsic motivation.

Dan bertahannya Saya hari ini adalah karena profesi yang saya pilih adalah memang keputusan bulat hati Saya. Saya memutuskan dengan sadar untuk menjadi CEO di perusahaan keluarga. Saya memutuskan dengan bulat untuk menjadi trainer di corporate. Saya memutuskan dengan bulat untuk menulis setiap hari. Memang melelahkan, namun semua ini hadir karena intrinsic motivation. Dorongan dalam diri Saya sendiri.

Bayangkan jika tim Anda benar-benar memiliki dorongan dari dalam diri. Mantap bukan?

Sekali lagi, alangkah baiknya Anda melakukan konfirmasi ke tim Anda, apakah keberadaan mereka adalah keputusan atau karena keterpaksaan. Jika karena terpaksa, segeralah buat training karyawan resign, lebih baik Anda kehilangan pengotor dari sekarang. Itu lebih baik.

*****

Mastery
Salah satu sifat alami dari manusia adalah kecendrungan mereka untuk menyukai pertumbuhan. Setiap manusia itu senang bertumbuh. Bertumbuh dalam artian pengetahuan yang berkembang, keterampilan yang bertambah, gaji yang naik, hingga networking yang meluas. Anda harus memastikan bahwa tim Anda merasakan kebertumbuhan didalam organisasi bisnis..

Dalam sebuah obrolan santai dengan pak Dedi Priadi, beliau menceritakan seorang deputi di sebuah Bank swasta yang berkarir dari posisi teller hingga selapis dibawah direksi. Seorang wanita yang memulai karirnya dari lulusan SMA hingga beliau melanjutkan kuliah hingga S2 sambil bekerja. Saat ini, ibu tersebut menjadi seseorang yang cukup disegani di bank tersebut. Seorang direksi pun meneteskan air mata ketika menceritakan ibu tersebut.

Inilah energy dari mastery. Organisasi berhasil menstimulus seorang SDM untuk memasterkan dirinya terus menerus. Ada dorongan untuk menguasai sebuah hal baru, dan dorongan itu menumbuhkan energi dalam bekerja.

Pertanyaannya, sudahkah organisasi Anda memberi ruang bagi pertumbuhan? Atau lebih "jleb" dari hal tersebut, sudahkah perusahaan anda bertumbuh? Apakah tim Anda dapat melihat pertumbuhan perusahaan? Apakah setiap orang yang bekerja didalam perusahaan Anda merasa makin pintar dari hari ke hari?

Semoga sahabat dapat menjawabnya.

*****

Purpose
Sering sekali saya mengangkat cerita ini, bagaimana ratusan karyawan perusahaan hipotek siap tidak digaji selama beberapa bulan karena kesetiaan mereka kepada organisasi. Mereka tidak lagi berfikir bahwa mereka sekedar berjualan program KPR, namun mereka sudah pada tahap berfikir bahwa mereka sedang menghadirkan kemudahan kepemilikan hunian bagi customer. Mereka meyakini bahwa mereka sedang menghadirkan kebahagiaan bagi seluas-luasnya warga Amerika.

Jika Anda sedang bekerja di Bank swasta Syariah, mari maknai jika hari ini Anda sedang menggerakan ekonomi. Anda sedang membantu para pebisnis untuk melayani pasarnya. Jauhkan hasrat diri dari sekedar mengejar target pengucuran atau target penyerapan dana nasabah. Saya yakin, yang Anda lakukan jauh lebih bermakna dari hal tersebut.

Jika sebuah organisasi, mampu memberi makna pada proses bisnisnya, maka Anda akan memiliki tim yang insyaAllah akan menjadi lapis Samurai di perusahaan Anda.

Jika bisnis Anda di bidang telekomunikasi, berarti Anda sedang menghubungkan banyak orang. Hal itu mulia sekali.

Jika Anda sedang menjual Ayam sehat, berarti Anda sedang berkontribusi pada kehidupan banyak orang. Menghadirkan makanan yang baik dan berdampak sehat bagi panjangnya kehidupan seseorang..

Saya pun memaknai keberadaan Saya di Keke Busana, saya meyakini bahwa saya tidak berjualan baju muslim anak, Saya sedang menghadirkan kebahagiaan untuk anak-anak muslim. Semoga dengan mengenakan Baju KeKe, mereka jadi semangat mengaji, semangat ke Masjid, semangat beramal shalih.

*****

Demikian apa yang saya bisa sampaikan. Saya mengakui dan menyadari bahwa keputusan berkarir seseorang adalah keputusan individu. Kita tidak bisa mengatur keputusan orang lain. Namun saya juga meyakini, Jika kita memberikan yang terbaik untuk tim kita, jika kita benar-benar ingin menumbuhkan mereka, jika memang kita benar-benar tulus memanusiakan mereka, insyaAllah Anda akan memperoleh sepasukan Samurai yang siap berkorban jauh untuk organisasi.

Jangan hanya memepekerjakan manusia, karena mereka bukan kuda yang dicambuk dan didera.

Rendy Saputra
CEO KeKe Group
source : https://web.facebook.com/groups/185218565167664